Doa Sebelum Operasi Sesar

doa sebelum operasi caesar

Sebagai seoarang muslimah yang taat, sudah selayaknya jika akan melakukan sesuatu apapun, maka akan  meminta petunjuk dan perlindungan kepada ALLAH SUBHANA HUATAALA dengan mengikuti contoh yang telah di ajarkan oleh NABI MUHAMMAD SALLAAHU ALAIHI WASALAM.

Salah satunya adalah saat akan melahirkan, baik secara normal maupun dengan cara operasi caesar. Di saat seperti ini kita sangat butuh pertolonganNYA.

Salah satu ikhtiar kita untuk mendapatkan pertolonganNYA adalah dengan berdoa, berikut keterangan secara rinci tentang doa sebelum melahirkan baik normal maupun sesar. Bagaimana pandangan islam tentang operasi caesar silahkan baca operasi caesar menurut islam.

Doa Sebelum Operasi Sesar Berdasarkan Hadist

Doa sebelum melahirkan berdasarkan hadist ternyata tidak di temukan, dengan kata lain hal ini tidak ada keterangan dari NABI perihal doa sebelum proses persalinan.

Untuk masalah ini, maka kita bisa menggunakan doa umum untuk minta perlindungan dan keselamatan atas apa yang akan kita jalani, salah satu doa umum adalah:

Hasbunallaahu wani’malwakiil álallaahi tawakkalnaa.

Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. Kepada Allah kami berserah diri. HR Timizi dari Abi Said Al Khudri.

Dan ibu juga bisa memohon doa dengan bahasa ibu sendiri, karena pada intinya doa adalah permohonan seorang hamba kepada RABBUL ALAMIN, dan ALLAH SUBHANAHUATAALA akan mengerti semua bahasa mahluknya.

Contoh doa akan melahirkan caesar memakai bahasa indonesia:

“Ya ALLAH KAUlah yang maha kuat KAUlah yang maha mengatur semua urusan mahluknya, saya meminta agar di lancarkan persalinan caesar ini, di berikan keselamatan selama dan setelah operasi caesar ini, karuniakanlah bayi yang akan saya lahirkan bayi yang sehat, normal tanpa kekurangan apapun, dan jadikanlah anak yang akan di lahirkan ini menjadi anak yang shalih jadiakan ia anak yang bertaqwa dan berbakti kepada orang tuanya” AAAMIIIN.

Mintalah apapun kebaikan dan keselamatan untuk ibu maupun bayi yang akan di lahirkan, niscaya ALLAH SUBHANAHUATAALA akan mengabulkannya.

Minta dengan terlebih dahulu memujinya, minta dengan penuh harap dan yakin akan di kaulkan, insya ALLAH apapun yang ibu minta akan di kabulkannya.

Ingin sembuh 5x cepat pasca operasi caesar silahkan baca caranya disini

Doa Sesudah Operasi Caesar

Untuk doa sesudah operasi caesar sama seperti sebelumnya yaitu tidak terdapat keterangan dalil baik dari Al Hadist maupun Al Quran, dan jika kita tidak menemukan dalilnya, maka kembali kita menggunakan doa umum.

Doa umum setelah melakukan sesuatu adalah membaca HAMDALLAH yaitu ALHAMDULILLAH yang mempunyai arti Segala Puji Bagi ALLAH, yang telah menyelamtkan saya dan juga anak saya dari proses persalinan ini.

Untuk doa sesudah melahirkan caesar cukup itu saja, Hamdallah ini adalah bentuk syukur dan bentuk keyakinan kita bahwa apapun yang terjadi atas kehendak ALLAH SUBHANAHUATAALA saja.

Dan dengan bersyukur maka ALLAH SUBHANAHUATAALA akan menambah nikmatnya.

Beberapa Keterangan Ulama Tentang Doa Melahirkan

Di bawah ini akan sya nukilkan juga keterangan dari ulama ahlu sunnah wal jamaah tentang doa melahirkan yang saya kutip dari  konsultasisyariah.com

Pertama, Ulama dokter hati, Ibnul Qayyim al-Jauzi

Dalam buku Zadul Ma’ad, beliau menyebutkan,

Al-khalal menceritakan dari Abdullah putra Imam Ahmad,

“Saya melihat ayahku (Imam Ahmad) menulis di gelas putih atau benda yang suci untuk wanita yang kesulitan melahirkan. Yang beliau tuliskan adalah hadis Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, (teksnya):

لا إله إلا الله الحليم الكريم ، سبحان الله رب العرش العظيم ، الحمد لله رب العالمين ، (كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَ مَا يُوعَدُونَ لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ بَلَاغٌ)، (كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا)

Artinya:

Laa ilaaha illallah Yang Maha Lembut dan Kasih, Maha Suci Allah, Pemilik ‘Arsy yang agung. Segala puji bagi Allah, Pencipta seluruh alam. “Pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari.” (QS. Al-Ahqaf: 35), “Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.” (QS. An-Nazi’at: 46).

Pada keterangan yang lain bahwa al-Khallal juga mendapat cerita dari Abu bakr al-Maruzi, bahwa ada orang yang bertanya kepada imam Ahmad tentang menulis doa tertentu untuk wanita yang kesulitan melahirkan selama dua hari. Lalu Imam Ahmad meminta dibawakan mangkuk yang lebar dan minyak za’faran. Beliau menulis lebih dari satu doa.

Kemudian, diriwayatkan dari ikrimah dari Ibnu Abbas, beliau mengatakan,

“Nabi Isa ‘alaihis sallam pernah melewati seekor sapi yang kesulitan melahirkan. Sapi itu memanggiL, ‘Wahai kalimah Allah, berdoalah kepada Allah agar Dia menyelamatkan aku dari kondisi ini.’ Kemudian Nabi Isa berdoa,

يا خالق النفس من النفس ، ويا مخلص النفس من النفس ، ويا مخرج النفس من النفس ، خلصها

‘Wahai Dzat Sang Pencipta jiwa dari jiwa, Wahai Dzat Sang Penyelamat jiwa dari jiwa, Wahai Dzat yang mengeluarkan jiwa dari jiwa, selamatkanlah sapi ini.’

Sapi itupun melahirkan anaknya dan langsung bisa berdiri menjilati anaknya. Imam Ahmad mengatakan, “Jika ada wanita yang kesulitan melahirkan, hendaknya menuliskan doa ini untuk diberikan kepadanya.”

Dan semua teks doa ruqyah di atas, jika ditulis bisa memberi manfaat, insya Allah. (Zadul Ma’ad, 4:326).

Syaikh Ibnu al-Utsaimin pernah ditanya ayat tertentu yang bisa dibaca untuk memudahkan wanita yang sedang melahirkan, beliau menjawab,

Saya tidak mengetahui adanya satu hadis yang menyebutkan hal ini. Akan tetapi jika ada orang yang membaca ruqyah di dekat wanita hamil yang sedang kontraksi, dengan ayat yang maknanya menunjukkan janji kemudahan, misalnya ayat:

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan Allah tidak menghendaki kesulitan untuk kalian.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Atau ayat yang berbicara tentang kehamilan atau melahirkan, misalnya ayat,

وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِه

“Tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya.” (QS. Fathir: 11)

atau bisa juga menulis firman Allah,

إِذَا زُلْزِلَتِ الأَرْضُ زِلْزَالَهَا . وَأَخْرَجَتِ الأَرْضُ أَثْقَالَهَا

“Apabila bumi digoncangkan dengan keras. Dan bumi mengeluarkan beban beratnya.” (QS. Az-Zalzalah: 1–2)

Menulis beberapa ayat di atas, insya Allah bermanfaat dan mujarab dengan izin Allah. Dan semua ayat Alquran bisa jadi obat. Jika orang yang membaca ruqyah dan yang diruqyah beriman dengan pengaruh dan dampak baik Alquran, maka akan memberikan hasil yang baik. Karena Allah berfirman,

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلاَّ خَسَاراً

“Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra: 82).

(Fatawa Nur ‘ala ad-Darb, fatwa Aqidah dan Ibadah. Kaset rekaman no. 257 side A).

Allahu a’lam

Disadur dari Fatwa Islam, no. 146062
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)

Referensi: www.Konsultasisyariah.com

About Dedeh Mardiani S.Tr.Keb

Bergerak di bidang kesehatan lingkungan, kebidanan, kehamilan dan konsultasi tentang operasi caesar.
Saat ini sedang study pada fakultas kesehatan di Stikes Falatehan dalam bidang Kesehatan dan Lingkungan.

Speak Your Mind

*