Jahitan Setelah Caesar Bernanah, Segera Lakukan Ini

Jahitan setelah caesar bernanah merupakan salah satu masalah yang sebenarnya bisa di antisipasi sedini mungkin dengan melakukan perawatan pasca caesar yang baik dan benar. Walaupun memang untuk ibu yang mempunyai keluhan penyakit, diabetes, autoimun dan komplikasi kehamilan misalkan darah tinggi akan mempunyai resiko jahitan bernanah lebih tinggi, bahkan akan terjadi segera setelah persalinan caesar usai.

Penyebab Jahitan Setelah Caesar Bernanah

jahitan setelah caesar bernanah

Nanah pada luka, baik luka caesar maupun pada jenis luka lainnya adalah sel darah putih atau Leukosit yang mati.

Proses terjadinya nanah:

Saat luka mengalami infeksi yang di sebabkan adanya pertumbuhan bakteri pada luka, maka tubuh akan mengeluarkan darah putih sebagai imun atau pertahanan tubuh secara alami guna mematikan bakteri tersebut, tapi karena bakteri tersebut lebih kuat maka darah putih akan terus keluar dalam jumlah banyak, dan akhirnya darah putih tersebut sebagian akan mati. darah putih yang mati inilah yang menjadi nanah.

Jadi penyebab jahitan setelah caesar bernanah adalah karena adanya infeksi pada luka jahitan, bisa di tarik kesimpulan bahwa jahitan setelah melahirkan caesar yang bernanah merupakan tanda adanya infeksi pada luka jahitan caesar tersebut, dan tanda infeksi jahitan caesar secara lengkap adalah sebagai berikut:

Tanda Jahitan Setelah Operasi Caesar Infeksi

  1. Luka jahitan bernanah
  2. Luka bekas sayatan bengkak atau berarna kemerahan dan terasa nyeri
  3. Perut Ibu terasa sakit
  4. Tubuh Ibu Mengalami demam lebih dari 38° C
  5. Ada masalah saat Ibu buang air kecil, seperti nyeri, sensasi layaknya terbakar, atau bahkan ibu tidak dapat buang air kecil
  6. Terjadinya keputihan dengan bau tidak sedap
  7. Terjadinya Pendarahan berlebih dari vagina, setidaknya dalam waktu satu jam
  8. Adanya gumpalan darah dari vagina Ibu
  9. Kaki ibu terasa sakit atau membengkak

Jika Jahitan Setelah Caesar Bernanah Segera Lakukan Ini !!!

  1. Bersihkan luka
    Bersihkan luka dari nanah yang keluar menggunakan air bersih dan gunakan juga sabun antiseptik agar bajteri pada area luka mati.
  2. Kompres luka
    Kompres luka caesar menggunakan air hangat dan kain yang lembut beberapa kali dalam sehari yang bertujuan untuk membantu mengeluarkan nanah.
  3. Hindari memecahkan luka bernanah menggunakan tangan
    Memecah nanah pada luka dengan tangan dapat memicu infeksi yang lebih parah karena tangan kita tidak lepas dari bakteri.
  4. Luka nanah di sertai dengan nyeri
    Apabila luka nanah disertai dengan rasa nyeri, ibu bisa konsumsi obat-obatan pereda nyeri yang mengandung ibuprofen, karena obat ini juga akan membantu menghilangkan bengkak.
  5. Luka nanah tidak kunjung sembuh
    Apabila luka tidak kunjung sembuh, maka ibu memerlukan antibiotik baik dalam bentuk oral (diminum) ataupun infus. Hal ini bertujuan agar luka yang bernanah tidak menyebarkan infeksi ke daerah lain. Tindakan ini harus dengan petunjuk dokter.
  6. Luka nanah Abses
    Untuk luka nanah seperti abses (nanah berkumpul di balik kulit) maka di perlukan dokter untuk menanganinya, karena dokter akan membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan nanah tersebut. Dan jika abses berukuran besar dokter akan memasukan tabung steril ke dalam luka abses untuk meringankan nanah.

Di atas adalah tindakan yang bisa kita lakukan sampai tindakan dokter, di urutkan dari atas, lalu pertanyaannya, bagaimana ibu tahu jika luka caesar bernanah ini harus segera di bawa ke dokter atau masih bisa di tangani sendiri?. Baik, sekarang saya akan tuliskan hal apa saja yang mengharuskan ibu untuk segera periksa ke dokter jika luka caesar bernanah:

Tanda Luka Caesar Bernanah Yang Harus Segera Mendapatkan Penanganan Dokter

  • Kulit di sekitar luka caesar yang bernanah baal atau tidak dapat merasakan apa pun.
  • Ada darah yang mengalir dari luka.
  • Jika luka caesar yang bernanah terasa amat sakit.
  • Jika bagian dalam pada luka berwarna gelap atau merah cerah.
  • Jika Luka caesar bengkak lebih dari lima hari.
  • Jika nanah berbau tidak sedap.
  • Jika Lebar abses (nanah di dlam jaringan tubuh) berukuran lebih dari 1 cm.
  • Jika karena luka bernanah ini ibu mengalami demam tinggi.

Jika menemukan kondisi ibu seperti di atas segeralah periksakan diri ibu ke dokter  karena Penanganan segera sangat diperlukan. Jika dibiarkan dalam waktu lama dan tidak segera di tangani, ibu ada kemungkinan untuk mengalami sepsis, yaitu kondisi infeksi yang dapat menyerang ke seluruh aliran darah.

Tanda-tanda sepsis yaitu demam yang menyebabkan ibu menggigil, meningkatnya detak jantung, napas menjadi cepat, dan juga demam tinggi yang datang secara tiba-tiba.

Seperti pepatah, “mencegah lebih baik dari pada mengobati”, dan ini benar adanya, untuk ibu yang akan dan sudah menjalani persalinan caesar, sebelum jahitan setelah caesar bernanah ada baiknya untuk melakukan pencegahan sedini mungkin, bagaimana cara mencegah jahitan pasca caesar agar tidak infeksi dan bernanah?.

Silahkan ibu baca pembahasannya di bawah ini, klik untuk membacanya.


Referensi: https://www.healthline.com/health/pregnancy/post-cesarean-wound-infection

About Dedeh Mardiani S.Tr.Keb

Bergerak di bidang kesehatan lingkungan, kebidanan, kehamilan dan konsultasi tentang operasi caesar.
Saat ini sedang study pada fakultas kesehatan di Stikes Falatehan dalam bidang Kesehatan dan Lingkungan.

Speak Your Mind

*