Melahirkan Caesar Tanpa Sakit

melahirkan caesar tanpa sakit

Proses persalinan saat ini ada dua cara, yaitu cara normal melalui alat kelamin dan cara caesar yaitu dengan cara membedah perut. Operasi caesar ini di peruntukan bagi ibu yang secara medis tidak dapat melahirkan normal, Jika di paksakan untuk melahirkan normal maka akan membahayakan ibu atau anak yang di kandungnya.

Walaupun saat ini ada juga, bahkan banyak, ibu yang sejatinya bisa melahirkan normal tapi lebih memilih caesar, tentu dengan berbagai alasan tersendiri. Dan itu semua adalah pilihan ibu, keuntungan dan kerugiannya pasti ada.

Melahirkan secara caesar berarti perut ibu siap untuk di bedah, dan sayatan yang di buat saat pembedahan ini akan dilakukan sebanyak 7 lapis, lapis pertama kulit perut sampai lapis yang terakhir di rahim ibu. Setelah mengetahui tentang fakta ini, lalu Pertanyaannya adalah: Mungkinkah melahirkan caesar tanpa sakit?

Mungkinkah Melahirkan Caesar Tanpa Sakit?

Pertanyaan ini sering di tanyakan oleh ibu yang akan menjalani operasi caesar, dan sebenarnya pertanyaan ini  rancu, baik.. akan saya uraikan mengapa pertanyaan ini rancu dan tidak jelas.

Rasa sakit saat pelaksanaan operasi caesar

Jika yang di maksud adalah saat pelaksanaan operasi caesar, apakah mungkin tidak terasa sakit?, jawabannya mungkin dan memang saat pelaksanaan operasi caesar, ibu akan diberikan obet bius sehingga tidak akan terasa sakit.

Jadi pertanyaan, Mungkinkah saat pelaksanaan operasi caesar tanpa rasa sakit?, jawabannya mungkin dan bisa tanpa sakit.

Rasa sakit setelah pelaksanaan operasi caesar

Jika pertanyaannya, Pasca caesar apakah bisa tanpa terasa sakit, Ini juga jawabannya bisa, karena dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit atau pain killer.

Jadi, jika pertanyaannya, apakah bisa melahirkan caesar tanpa rasa sakit saat pelaksanaan dan setelahnya, jawabannya bisa, yaitu menggunakan obat bius dan penghilang rasa sakit.

Sekarang, jika pelaksanaan caesar tanpa obat bius, apakah terasa sakit, tentu saja akan terasa sakit (dan ini  mustahil di lakukan).

Lalu, jika pelaksanaan caesar memang tidak terasa sakit, karena obat bius bagaimana setelah operasi apakah akan terasa sakit tanpa obat penghilang rasa sakit?, tentu saat awal tidak terasa sakit, tapi setelah efek obat bius habis, maka akan terasa sakit.

Kok sepertinya berputar putar, kan intinya melahirkan caesar tanpa rasa sakit itu bisa.

Itulah kenapa saya bilang rancu dan tidak jelas, karena secara umum ibu yang akan melaksanakan persalinan dengan cara caesar sudah tahu akan penggunaan obat bius dan obat penghilang rasa sakit ini.

Tapi saya sedikit paham, sebenarnya ibu akan menanyakan apa, atau pertannyaan yang tepat adalah:

Apakah ada teknologi yang meminimallisir rasa sakit dengan penyembuhan yang cepat?, sehingga rasa sakit yang di derita setelah operasi caesar tidak sesakit saat ini.

Contohnya seperti khitan atau sunat pada anak kecil (laki-laki), yang dahulu awal di lakukan sunat hanya menggunakan pisau dan di perban, dengan perkembangan zaman dan teknologi saat ini, khitan sudah menggunakan alat canggih seperti laser dan klem, sehingga rasa sakit bisa di minimalisir dan bisa sembuh dengan cepat.

Sayangnya jawabannya sampai saat ini teknologi untuk persalianan caesar seperti khitan tersebut belum di temukan atau belum ada.

Sakitan Mana Antara Melahirkan Normal Dengan Melahirkan Caesar?

kemungkinan juga, inilah pertanyaan ibu. Baik akan saya jelaskan.

Saat Proses Persalinan

Saat proses persalinan, yang paling sakit adalah persalinan normal, karena ibu akan merasakan mulas yang sangat, sayatan pisau di alat kelamin (jika bayi yang di lahirkan besar) dan jahitan saat bayi sudah berhasil di keluarkan, dan itu semua di lakukan tanpa obat bius.

Sedangkan operasi caesar, walaupun sayatan mencapai 7 lapis, tapi tidak akan merasakan sakit, karena menggunakan obat bius.

Setelah Proses Persalinan

Persalinan normal, tidak akan lama merasakan sakit, setelah beberapa hari ibu akan bisa pulih kembali.

Persalianan caesar, inilah salah satu hal yang paling tidak mengenakan dan menyakitkan jika ibu memilih caesar, rasa sakit dan penyembuhannya akan memakan waktu yang lama, hitungannya bukan hari seperti persalinan normal, tapi bulan, ya akan sembuh paling cepat 3 bulanan.

Mengapa pemulihan pasca caesar bisa berbulan-bulan?

Ibu bayangkan saja, pembedahan seperti yang saya jelaskan di atas meliputi 7 lapis dari kulit perut sampai ke rahim, bagaimana mungkin tidak akan merasakan sakit dan penyembuhan yang cepat.

Mungkin saja luka luar bisa dengan cepat kering atau sembuh, tapi bagaimana dengan luka dalam? Mustahil bisa sembuh dengan cepat, paling bisa kita hanya mempercepat saja dan itupun paling cepat hanya 3 bulan.

Penyembuhan cepat itupun harus di dukung dengan nutrisi yang tepat, perawatan luka yang baik juga banyak hal lainnya yang harus di perhatikan oleh ibu pasca caesar, silahkan baca tentang pemulihan pasca caesar, di artikel tersebut sudah saya tuliskan hal apa saja yang harus di perhatikan dan di lakukan.

Sebaiknya Pilih Caesar atau Normal?

Ingat pepatah yang berbunyi:

Berakit-rakit ke hulu, berenang renang ketepian = Bersakit sakit dahulu, bersenang senang kemudian.

Ini cocok dengan memilih melahirkan normal daripada operasi caesar, memang saat pelaksanaan rasa sakit dan mulas saat kontraksi terasa menyiksa, tapi setelahnya ibu akan pulih hanya dalam hitungan hari dan bisa melakukan aktifitas kembali.

Jika melahirkan caesar, memang saat pelaksanaan tidak terasa sakit, tapi setelah caesar sakit yang di rasakan akan sangat kuat, dan ibu akan mengkonsumsi obat penghilang sakit untuk beberapa hari, setelah rasa sakit hilang, ibu masih tidak bisa bergerak dengan leluasa, karena luka yang di derita sangat dalam, butuh waktu 3-4 bulan untuk pulih kembali.

Jadi, jika saya di minta untuk memilih antara melahirkan caesar atau normal, maka saya akan memilih melahirkan normal.

Jika ibu memang bisa melahirkan secara normal, mengapa harus operasi caesar?, tentu itu semua adalah pilihan masing masing individu.

About Dedeh Mardiani S.Tr.Keb

Bergerak di bidang kesehatan lingkungan, kebidanan, kehamilan dan konsultasi tentang operasi caesar.
Saat ini sedang study pada fakultas kesehatan di Stikes Falatehan dalam bidang Kesehatan dan Lingkungan.

Comments

  1. iya sih, saat operasinya tidak terasa sakit, tapi setelahnya…hadeh…nyeri pisan

Speak Your Mind

*