Bolehkah Naik Motor Pasca Caesar?

pasca caesar naik motor

Sepeda motor saat ini merupakan alat transportasi yang dimiliki hampir oleh seluruh masyarakat, karena selain murah “dibanding dengan mobil”, juga lebih praktis. Lalu bagaimana dengan ibu pasca caesar apakah boleh naik motor?.

Hal ini perlu di perinci lagi:

  • Pertama: Ibu sebagai penumpang atau yang di bonceng.
  • Kedua: Ibu yang mengendarai sepeda motor sendiri.

Untuk yang pertama, jawabannya boleh, baik saat baru pulang dari rumah sakit maupun sesudahnya, dengan syarat:

  1. ibu nyaman pada saat perjalanan, maksudnya tidak ada rasa sakit pada bekas sayatan di perut saat perjalanan. Hal ini terkait dengan kondisi kendaraan, kontur jalan dan yang mengendarai sepeda motor tersebut.
  2. Tidak membawa beban, baik bayi yang baru di lahirkan maupun barang.
  3. Harus berhati-hati, karena kalau terjadi kecelakaan akan berakibat fatal.

Untuk yang kedua, tidak di perbolehkan sampai ibu benar benar sudah merasa baik dan tidak ada rasa sakit di daerah perut bekas sayatan operasi caesar. Biasanya memerlukan waktu kurang lebih 3 bulan, dan ini bisa lebih cepat dan bisa juga semakin lama, tergantung bagaimana cara pemulihan pasca caesar yang ibu lakukan.

Solusi Jika Yang Di Punya Hanya Motor

Teknologi informasi saat ini sudah semakin maju, saat ini ada Gocar, Grab dll, gunakan layanan tersebut untuk mengantar atau menjemput ibu pasca persalinan caesar, agar lebih aman dan nyaman.

Jika di pedalaman atau desa yang belum tersentuh aplikasi gocar maupun grab, ibu bisa menyewa angkutan kota (angkot) saat pulang dari rumah sakit.

Kesimpulan dari pertanyaan bolehkah pasca caesar naik motor adalah:

  1. Jika terpaksa, karena tidak ada alat transportasi lain, silahkan gunakan sepeda motor dengan membonceng, ingatkan untuk yang membawa motor agar berhati-hati dan jagar kecepatan yang aman.
  2. Buat senyaman mungkin, dan jangan membawa beban apapun.
  3. Jika di rasa ibu sudah sehat dengan tanda tidak adanya rasa sakit di daerah perut, dan ibu sudah bisa beraktifitas seperti biasa, maka di perbolehkan untuk membawa motor, tentu seperti syarat di atas, dan berkendara tidak untuk jarak jauh.
  4. Selalu berkonsultasi dengan dokter yang memeriksa ibu, perihal kesehatan dan pemulihan pasca caesar juga tanyakan apakah sudah boleh untuk mengendarai motor, karena kondisi real dokter yang memeriksa ibi yang lebih tahu.

Demikian, semoga bermanfaat, dan selalu berhati-hati dalam berkendara.

Artikel lain yang layak ibu baca:

About Dedeh Mardiani S.Tr.Keb

Bergerak di bidang kesehatan lingkungan, kebidanan, kehamilan dan konsultasi tentang operasi caesar.
Saat ini sedang study pada fakultas kesehatan di Stikes Falatehan dalam bidang Kesehatan dan Lingkungan.

Speak Your Mind

*